PARIT YANG TERLUPA
Di balik hiruk-pikuk lalu lintas kota, saluran drainase yang seharusnya menjadi urat nadi pembuangan air justru tersumbat oleh tumpukan sampah dan sedimen. Air yang menghitam dan diam tak mengalir adalah tanda bahaya. Sebuah peringatan bahwa risiko banjir di Pontianak berbanding lurus dengan cara memperlakukan saluran air.
Tempat dan Waktu : Jl. Prof. M.Yamin, Kel. Sungai Bangkong, Kec. Pontianak Selatan
Fotografer : Fazrin Rizkha Nafasati
Photovoice : Mata Warga Memaknai Risiko Banjir Pontianak



